Monday, July 7, 2008

Menggunakan Modem 3G Huawei E220 dengan Vodafone Mobile Connect Card Driver for Linux

Saya mendapat notebook baru Compaq Presario V3000 dengan default OS yang terinstal adalah Windows Vista Basic. Namun saya cuma bisa bertahan 2 hari saja akibat ketidaknyamanan yang ditimbulkan olehnya 8--)), lalu saya downgrade ke Windows XP. Setelah saya mengganti OS saya dari Windows Vista Basic menjadi XP, saya merasa kegerahan juga, akhirnya saya putuskan di-scratch saja deh, untuk diinstall Linux, namun saya bingung juga mau diinstall distro apa? Sambil search sana sini lewat Google, akhirnya saya dapatkan sebuah Distro Linux yang relatif mudah/baru dengan tampilan yang menawan seperti Mac OS, dan instalasinya juga sangat-sangat mudah sekali, Distro ini diciptakan oleh David Liu, nama distro ini adalah gOS(Good Operating System) Linux, yang merupakan turunan dari Ubuntu 7.10 dengan kode Gutsy. Pertama kali dibundel bersama sebuah PC dengan merek gEverex PC, dan dijual di toko Wal-Mart seharga US$199. Dan sangat laris manis. Versi gOS terakhir ada 3 tipe, gOS Space, gOS Rocket G dan gOS Rocket E.

Nah akhirnya saya memilih yang gOS Rocket E. Ini versi paling ringan, dengan dipersenjatai oleh Enlightment. Instalasinya sendiri relatif mudah dan cepat. Yang saya harapkan dari distro ini adalah kemampuan untuk bisa menggunakan Modem 3G HDSPA Huawei E220 yang saya miliki, modem ini saya dapat karena saya berlangganan lewat Indosat IM2, dengan paket bundling, harganya dulu dipasaran sih sekitar 2 jutaan. Setelah googling kesana kemari, akhirnya saya bisa dapatkan caranya di https://forge.betavine.net/projects/vodafonemobilec.

Vodafone melaui komunitas betavine(merupakan bagian dari grup R&D Vodafone)menelurkan software Vodafone Mobile Connect Card driver for Linux yang merupakan user interface untuk perangkat GPRS/UMTS/HSDPA, software ini ditulis dalam bahasa pemrograman Python, lisensinya sendiri GPL. Saat ini device yang didukung oleh software ini baru 3 buah, Huawei E220, Huawei E620 dan Option GlobeTrotter 3G + EMEA.
Fitur-fiturnya:
  • Data call handling
  • Send/Receive SMS
  • SIM phone book management
  • Graphical user interface dengan GTK
Langkah-langkah mensetup modem 3G Huawei :
  • Pertama saya coba lihat kernel dari sistem operasi gOS saya, dengan mengetikkan uname -sr akan muncul sbb : Linux 2.6.22-14-generic. Kernel ini sudah support gsm modem, gsm modem dikenali sebagai modem murni, tidak dianggap sebagai storage. Minimal kernel kita sudah harus 2.6.17, makin tinggi makin baik, jika belum support kernel dengan level itu, sebaiknya diupgrade dulu kernelnya. Namun untuk gOS tidak perlu upgrade lagi, karena versi kernelnya sudah cukup tinggi dan sudah mengakomodir gsm modem.
  • Terus tancapkan usb modem 3G Huawei, kemudian saya ketikkan dmesg, akan muncul message sbb :
  • Karena saya menggunakan gOS yang merupakan turunan Ubuntu, maka saya mendownload file vodafone-mobile-connect-card-driver-for-linux-2.0.beta2-ubuntu-installer.run di tempat ini. Lakukan chmod 755 pada file vodafone.
  • Lalu jalankan ./vodafone-mobile-connect-card-driver-for-linux-2.0.beta2-ubuntu-installer.run
  • Setelah muncul Installation Complete! Maka akan muncul menu di bagian Applications-->Internet-->Vodafone Mobile Connect Card for Linux
  • Klik saja, lalu akan muncul sbb :
  • Dan akan muncul box dialog sbb :
  • Ini menandakan Modem 3G Huawei dideteksi oleh Vodafone, klik OK saja. Lalu akan muncul untuk meload konfigurasi dari Indosat sbb :
  • Klik Load button, dan akan muncul sbb :
  • Edit Profile Name, jika anda ingin merubahnya. Masukkan Username dan Password yang diberikan oleh ISP anda, kalo saya pakai indosat, Pilih Preferred Connection : 3G preferred, pilih Authentication mode : PAP dan isi APN host dengan APN ISP anda, , lalu uncheck use static dns, biarkan ISP anda menset otomatis. Lalu klik tombol OK.
  • Klik tombol Connect, untuk koneksi ke ISP, jika berhasil tombol Connect menjadi tombol Disconnect. Jika muncul DNS gagal, atau Card/Koneksi tidak terdetek, ulangi lagi, demikian seterusnya sampai dapat, biasanya kalau nggak dapat sinyal keluar message seperti itu. Berikut tampilannya setelah berhasil konek ke Internet :
  • Cobalah browsing ke website, Jika berhasil, Selamat anda sudah berhasil konek ke internet dengan Modem 3G Huawei di gOS Linux!!!
  • Berikut gambar Internet Usage dari Vodafone :
  • Catatan tambahan : setelah saya berhasil dengan versi 2 beta 2, saya coba upgrade ke 2 beta 3, namun waktu koneksi gagal melulu, kelihatannya ada bug di beta 3, jadi saya downgrade lagi ke beta 2.

Friday, June 6, 2008

Menggunakan poller cactid atau spine pada Cacti di Linux

Spine, atau biasa disebut Cactid, merupakan poller alternatif untuk Cacti, selain cmd.php yang merupakan poller default dari cacti. Bedanya adalah dengan spine, polling data menjadi lebih cepat. Poller ini ditulis dengan bahasa C, dan ditautkan secara langsung ke library net-snmp, sehingga meminimalkan waktu polling data.

Perlukan kita menggunakan Spine?

Poller cmd.php digunakan dengan waktu runtime terbatas, sebesar 300 detik(5 menit). Jika waktu polling yang ada melebihi waktu ini maka kita perlu mempertimbangkan menggunakan spine/cactid. Namun sebelumnya coba tuning dengan menaikkan nilai pada parameter "Maximum Concurrent Poller Processes"(ada di tab Poller), sebelum beralih ke spine.

Untuk menentukan selama berapa lama cmd.php melakukan polling, jalankan perintah berikut di dalam direktori cacti(jangan lupa parameter Maximum Concurrent Poller Processes diset 1):

Contoh diatas menunjukkan cmd.php membutuhkan waktu 63.36 detik untuk menjalankan 1 proses polling.

Sekarang saatnya kita melakukan instalasi dan kompilasi program spine di Linux.
Syarat wajib untuk menginstall spine, harus ada :
  • net-snmp-devel
  • mysql
  • mysql-devel
  • openssl-devel
Langkah-langkah kompilasi dan setup :
1. Download cacti-spine-xxx.tar.gz dari sini.
2. Buka kompresi.
# tar -xvzf cacti-spine-xxx.tar.gz
3. Masuk ke direktori cacti-spine. Lakukan sbb :
#./configure
#make

4. Program spine dan file konfigurasinya akan terinstall secara default di /usr/local/spine/
5. Edit file spine.conf di /usr/local/spine/etc :
DB_Host localhost
DB_Database cacti
DB_User cactiuser
DB_Pass password_kamu
DB_Port 3306
Untuk menggunakan spine hanya 2 parameter yang harus diisi dan dipilih

Ini adalah path dari program spine, diakses pada Configuration --> Settings --> Paths

Rubah Poller Type menjadi spine. diakses melalui Configuration --> Settings --> Poller



Tuesday, June 3, 2008

Menampilkan grafik cacti agar mudah dibaca dan enak dilihat

Untuk menampilkan penggunaan bandwidth pada cacti kita harus login(jika ada authentikasi), baru kita dapat gambar grafiknya dari cacti. Kita mesti masuk ke Graph Management dan masuk ke bagian yang mau kita lihat seperti berikut :


Untuk membuat tampilan lebih baik kita buat skrip dari php, untuk menampilkan grafik agar lebih enak dilihat. Walaupun simpel, tampilan halaman depannya adalah sbb :

Jadi jika kita memiliki link WAN yang cukup banyak dan ada link ke Internet yang terpusat, Sebagai contoh kita bagi per Area. Jadi indexa.php untuk Java & Bali Area, indexab.php, untuk Sumatera Area, indexc.php untuk Kalimantan Area, indexb.php untuk Sulawesi Area dan indexi.php untuk Backbone Internet dan seterusnya.
Contoh skripnya sbb :

index.php
(halaman depan dari tampilan mrtg kita) :


header.inc.php
(menu dibagian atas secara horisontal):


indexi.php(link untuk Backbone Internet) :

misalnya, indexi. php untuk link internet


Untuk index yang lainnya bisa mengkopi dari indexi.php diatas, tinggal dimodifikasi saja sesuai keinginan kita.

Semua skrip php ditaruh di direktori mrtg. Karena saya pakai Centos, saya taruh di /var/www/html/mrtg. Jadi jika kita mau akses tinggal arahkan web browser ke http://ip_server_cacti/mrtg/index.php

Tampilan menjadi sbb :.

Membangun Cacti(Network Monitoring) di Linux Part 5

Agar grafis bisa periodik ditampilkan maka perlu dibuat cron(sebagai task scheduler).

Login sebagai cactiuser.
#su cactiuser
$ crontab -e
lalu masukkan baris berikut

*/5 * * * * php /var/www/html/cacti/poller.php > /dev/null 2>&1
*/3 * * * * sh /var/www/html/cacti/copymon > /dev/null 2>&1

keterangan :
baris pertama, setiap 5 menit poller.php, ini untuk generate grafik.
baris kedua, setiap 3 menit akan mengkopi dari direktori montemp ke mon.

Alasan saya membuat 2 direktori, mon dan montemp : montemp menyimpan hasil generate poller, dan mon untuk menyimpan hasil yang dibaca oleh skrip di direktori mrtg.
Direktori mrtg : grafis akan ditampilkan di sini, digunakan untuk memantau network dengan tampilan yang lebih baik dan terstruktur.

copymon adalah skrip sederhana yang saya buat sendiri, isinya sbb :
#!/bin/sh
cp -pr /var/www/html/montemp/* /var/www/html/mon

Monday, June 2, 2008

Membangun Cacti(Network Monitoring) di Linux Part 4

Kita perlu membuat beberapa konfigurasi untuk Cacti, secara umum semuanya ada pada bagian Configuration --> Settings.
Berikut konfigurasi minimal yang harus kita seting di cacti :
Tab General :
Yang perlu diperhatikan adalah pada SNMP Utility Version, RRDTool Utility Version, SNMP Version, SNMP Communitiy, SNMP Timeout, dan SNMP Port Number.

Tab Paths :
Path disini hanya menunjukkan letak dari program seperti : utiliti snmp, rrdtool, php, log dan spine.

Tab Poller :
Yang perlu diperhatikan "poller type" dan "maximum concurrent poller process".
poller type : cmd.php atau spine
maximum concurent poller process : jumlah proses poller dalam satu saat.

Tab Graph Export :
Yang perlu diperhatikan export method, export directory dan export timing.
export method, pilih Clasic(local path) untuk menyimpan grafis yang
dihasilkan.
export directory : direktori kita meletakkan file-file hasil generate dari cacti
export timing : waktu default setiap x menit, defaultnya 5 menit sekali(300s)
Tab Visual :
Berisi konfigurasi ukuran font, jumlah baris per halaman dari device, graph management.
Blog beni-santoso.blogspot.com telah memiliki alamat dan hosting baru dengan alamat www.benisantoso.info